Android

Bunda, Yuk Biasakan si Kecil Bangun Pagi. Ini Caranya



Menanamkan kebiasaan sejak dini memang sangat penting untuk masa depan anak. Terutama ketika anak sudah mulai memasuki masa sekolah. Tidak sedikit anak kesulitan untuk bangun pagi, dilansir KidsHealth oleh pakar pendidikan anak, Steven Dowshen menyatakan bahwa tidak hanya anak-anak yang mengalami kesulitan bangun pagi, pada orang dewasapun terjadi hal yang sama.

Tips Dan Trik Agar Anak Bangun Pagi :

1. Anak Harus Tidur Cukup
Cukup anda ketahui bahwa seiring dengan usia anak, maka waktu tidurnya pun akan mengalami perubahan. Pada umur balita, anak membutuhkan waktu 13 jam tidur, batita sekitar 12 jam tidur, anak umur 5-12 tahun membutuhkan 10-11 jam tidur, dan 10-18 tahun membutuhkan 8-9 jam tidur. Untuk mendapatkan jam tidur yang cukup, anda dapat memberikan cerita saat menjelang tidur, atau bermain terlebih dahulu hingga anak merasa lelah dan pasti ingin istirahat lebih cepat.

2. Tidur Lebih Awal
Para orang tua bisa mengajak anak tidur lebih awal sehingga anak dapat bangun lebih awal juga. Usahakan lebih cepat 30 menit dari biasanya. Anda dapat mulai kenakan piyama atau baju tidur pada anak, lalu membuat anak nyaman. Anda sempatkan diri untuk membacakan cerita, mengobrol tentang hal-hal yang membangun kreatifitas otak anak, selain itu tidak lupa juga untuk mematikan barang-barang elektronik seperti TV, HP, komputer dan lain sebagainya agar sorot mata anak hanya terpaku pada anda.
3. Jadwalkan Secara Teratur
Jadwalkan diri anda untuk bangun 1 jam lebih awal dari anak-anak anda. Sediakan sarapan untuk anak-anak, tidak hanya anak tetapi juga untuk suami anda. Siapkan hal-hal yang harus anda siapkan untuk anak, seperti seragam, buku-buku, dan tugas-tugasnya. Ketika semua sudah selesai, anda dapat bangunkan anak anda pada jam yang telah ditentukan. Hal ini harus menjadi kebiasaan untuk diri anda dan anak anda. Sehingga ketika terjadi hal-hal yang diluar dugaan, masih tersedia waktu sebelum bel sekolah berbunyi.

4. Berikan Penghargaan
Untuk anak yang susah bangun pagi, dapat anda siasati dengan memberikan hal yang dia suka. Sejenis kompetisi, namun harus diingat kompetisi ini hanya bersifat mengawali saja guna memancing kebiasaan bangun pagi. Anda tau hal-hal yang disukai anak, jadikan itu sebuah dorongan. Contohnya, untuk anak (jika anaknya lebih dari 1) yang bangun lebih awal dapat sarapan lebih banyak. Atau bila anda memiliki 1 anak, janjikan dia untuk diberi waktu nonton TV lebih lama bila dia bisa bangun pagi. Atau hal-hal yang anak sukai. Rata-rata merubah kebiasaan butuh waktu 3 bulan untuk seorang remaja, namun untuk anak kecil terbilang membutuhkan waktu lebih sedikit. Maka dari itu, kompetisi ini tidak diharuskan dilakukan setiap hari